Skip to main content

THEY KNOW YOU BY SIZE





“Biarin gendut, yang penting sehat!”

“Ih, kurus itu oke loh, model aja banyak yang kurus.”

“Tenang aja, toko baju big size sekarang udah banyak, ga susah nyari, murah dan lucu-lucu pula.”

Banyak kalimat terlontar untuk para pemilik extraordinary size, yang sebenarnya bisa menjadi penyemangat dan tidak membuat mereka merasa berbeda. Tapi apakah benar, gendut itu sehat?  Atau apakah yang kurus pun akan terhindar dari penyakit?

Tidak ada yang salah dengan badan besar atau badan yang sangat mungil - kadang orang lebih mudah dikenali dari bentuk tubuhnya - asalkan memang terjaga dengan seimbang. Memang benar! Intinya adalah bagaimana kita menyeimbangkan pola hidup kita sehari-hari. Tapi jangan terlena dengan kalimat-kalimat motivasi di atas. Menyeimbangkan ukuran badan pun sangat penting.

Banyak efek yang kurang enak yang akan dirasakan dengan memiliki ukuran badan berlebih  atau overweight, diantaranya:
  • Pergerakan badan terhambat dan tidak terlalu luwes, hingga jadi malas bergerak
  • Kaki akan cepat lelah karena menopang berat badan berlebih
  • Nafas menjadi pendek kadang sesak
  • Metabolisme tubuh sering terganggu
  • Beberapa penyakit mudah datang
  • Cepat mengantuk


Begitupun kondisi yang  dapat terjadi pada pemilik berat badan kurang (underweight), diantaranya:
  • Hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang
  • Metabolisme tubuh berlebih
  • Pertumbuhan sel tidak seimbang
  • Kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi menurun  
  • Beresiko tinggi mengalami patah tulang, gangguan jantung dan paru-paru, keguguran saat hamil, kualitas sperma buruk, dan lebih beresiko meninggal ketika mengalami benturan keras.


Baik Overweight atau pun Underweight, keduanya memiliki faktor resiko yang berbahaya. Semua permasalahan diatas bermula dari gaya hidup yang tidak teratur, kebiasaan meminum atau mamakan makanan dengan standar gizi yang tidak seimbang, kurangnya waktu tidur, juga kebiasaan lainnya yang kurang baik.

Kata-kata motivasi memang sangat penting, mengingat kadang orang yang berukuran tubuh diluar rata-rata, sering dianggap berbeda bahkan aneh. Tidak jarang juga ukuran tubuh menjadi bahan gurauan yang mengarah pada bullying yang mungkin berlanjut pada gangguan kejiwaan yang lebih berat. Namun jangan hanya karena ada motivasi yang membuat kita jadi memaklumi kondisi yang sudah terlanjur overweight atau underweight, lantas membuat terlena dan menganggap hal ini wajar dan tidak bermasalah.

Tidak ada kata terlambat untuk bisa merubah semuanya. Walau tidak mudah, namun selalu ada jalan untuk memulainya. Banyak cara yang  yang bisa di ambil untuk mulai menjalankan pola hidup sehat, diantaranya:

  • BERNIAT
Niatkan dalam hati bahwa “Saya akan berubah menjadi lebih baik!” Pegang teguh, jika harus, tulislah target tersebut pada sebuah kertas yang besar dan tempatkan di mana akan terlihat setiap saat. Misal “Saya akan menurunkan berat badan sebanyak 20Kg selama tahun 2020” atau “Enam bulan lagi berat badan saya harus bertambah 10kg”. Hati-hati jangan sampai terbalik! Dan selalu berdoa kepada Allah, agar diberi ketetapan hati untuk menjalankannya sampai berhasil. Berniatlah karena Allah, agar diberikan berkah kesehatan.

  • TENTUKAN TARGET ANGKA
Ukurlah  berat badan, tinggi badan, lingkar pinggagg, lingkar lengan, paha dan betis. Buatlah table yang akan mencatat perubahan ukuran tersebut pada waktu yang telah di tentukan, misalkan setiap bulan atau setiap dua bulan sekali. Perubahan ukuran diatas bisa memicu semangat untuk melanjutkan program penyesuaian berat badan ini.

  • BUAT PERENCANAAN DAN JADWAL
Rencanakan kegiatan dengan seksama. Jangan terburu-buru, karena perubahan yang drastis dalam waktu singkat pun kurang baik. Badan akan terkejut dan memberikan reaksi yang mungkin kurang nyaman.

Buat jadwal rutin latihan atau olah raga, walau hanya gerak badan biasa, namun lakukan dengan rutin. Hubungi orang yang lebih paham, jika diperlukan.

  • PILIH JENIS LATIHAN
Sesuaikan porsi latihan dengan kondisi badan, misal untuk yang overweight, hindarkan lompatan keras dan gerakan ekstrim. Pilihlah bersepeda, berenang atau jalan keliling taman untuk beberapa bulan pertama, sampai berat badan sedikit menurun dan siap untuk olah raga lainnya.

  • PILIH JENIS MAKANAN
Diet identik dengan mengurangi atau tidak makan satu jenis makanan sama sekali. Hal ini tidak salah, silahkan memilah dan memilih jenis makanan, asalkan asupan nutrisi harus tetap seimbang. Buatlah daftar makanan yang kita sukai dan boleh kita konsumsi pada saat program, kombinasikan berbagai jenis makanan sesuai kebutuhan, jangan lupa hitung jumlah kalori yang kita butuhkan setiap harinya. Seimbangkan dengan kegiatan atau banyaknya aktivitas setiap harinya. Diet bukan berarti menyiksa diri.

  • BUAT LIST "MUST DO AND MUST NOT DO"
Memiliki daftar hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan kadang bisa sangat membantu. Hal ini melatih disiplin di awal program, sebelum kita terbiasa dengan kegiatan baru ini. Daftar ini mungkin akan terus berubah seiring dengan progress program penurunan atau penaikan berat badan.

  • BUAT KOMUNITAS
Berada di lingkungan dengan orang-orang yang memahami kondisi kita, sangatlah membantu. Yakin diluar sana banyak sekali orang yang memiliki tujuan yang sama. Buatlah sebuah kelompok kecil, buka sebuah grup chat, dan bertemu pada saat-saat tertentu. Tujuannya adalah untuk saling mendukung dan saling memperhatikan kemajuan satu sama lain.

  • MINTA BANTUAN AHLI
Hal yang tidak kalah penting adalah bantuan ahli. Ada baiknya kita hubungi dokter, ahli gizi, instruktur olahraga dan orang- orang yang memang terkait pada kegiatan kita. Periksakan kondisi tubuh sebelum program di mulai dam perikas kembali secara rutin untuk mengetahui perkembangan, atau jika dirasakan ada sesuatu yang tidak nyaman dengan tubuh kita.

  • DUKUNGAN ORANG TERDEKAT
Last but not Least, dukungan dari orang-orang disekitar adalah faktor yang sangat berarti. Kabarkan rencana program pada orang di rumah, agar semua berjalan lancar dan keadaan di rumah bisa dikondisikan sesuai kebutuhan.

Ayo, kita mulai membiasakan diri berpola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. YUUUUK, SIAPA MAU IKUTAN? 😍


Comments

  1. Aku malah pengen nduut...badan ku kurus

    ReplyDelete
  2. Hihi... kalo gitu kita musti sering bareng... biar kalo makan saling ngingetin

    ReplyDelete
  3. Huaaaaa niat sih udah tapi istiqomah itu susaaahhh

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tidur, Yuk! Biar Langsing, eh, Sehat!

Bangun tidur, tidur lagi Bangun lagi, tidur lagi Bangunnnn, tidur lagi Abis bangun terus mandi Jangan lupa senam pagi Kalau lupa…. tidur lagi Sebuah lirik lagu yang ringan dan lucu. Sedikit nyeleneh dengan liriknya yang sederhana namun sangat menghibur. jadi pengen tanya, apa bener, tidur bisa angsing? Tidur tampak seperti kegiatan yang sepele dan tidak membutuhkan usaha atau persiapan apapun. Hanya tinggal rebahan, tempel kepala di atas bantal, dan… have nice dream… sampai jumpa besok pagi. Ternyata, tidak sesederhana itu, dalam islam saja tidur itu membutuhkan persiapan, ada beberapa adab yang biasa dilakukan Rasulullah menjelang tidur, diantaranya; Waktu tidur yang dianjurkan itu adalah selepas shalat Isya. Hendaknya Anda dalam keadaan suci atau mempunyai wudu. Membersihkan pembaringan terlebih dahulu dari debu, kotoran, atau apapun yang mungkin mengotori tempat tidur dengan cara mengibas dengan sapu lidi, kain, atau telapak tangan. Tidak telungkup, lebih disarankan tidur dengan

Me, Myself, and Blog

 

TELINGA ANTI LAPAR

Pernah saya disarankan oleh seorang teman, untuk menjalani die dengan cara akupuntur telinga. Katanya sih banyak yang berhasil, penasaran dong, murah pula tarifnya. Datanglah saya ke alamat yang teman berikan. Dan memang sangat luar biasa melihat kondisi saat itu. Sebuah klinik yang menempati bangunan rumah besar, di tengah komplek perumahan   elit, dan begitu ramai dengan pengunjung. Disitulah saya baru mengetahui bahwa tempat tersebut adalah klinik kecantikan khusus body shaping dan skincare. Tempat sebesar ini hanya dikelola seorang dokter perempuan setengah baya, dengan puluhan perawat laki-laki dan perempuan, yang lebih mirip seperti karyawan hotel berbintang empat dari pada perawat klinik, semuanya ramah. Tempat nyaman, namun cukup mengerikan ketika mulai memasuki loby. Terdengar suara seperti percikan kabel listrik konslet berulang-ulang, di salah satu ruangan kaca bertirai biru di dalamnya, kadang terlihat juga kilatan-kilatan cahaya seperti petir. Mulailah saya ber