Skip to main content

JUICE FOR YOU





Sehat itu asem, sepet, kadang pahit, pokonya gak ada manis-manisnya deh, tapi nyegerin! Hihi kok bisa? Sudah seminggu ini saya berganti langganan supplier jus. Asalnya jus berbungkus plastik yang diikat dengan sederhana, berukuran 200ml seharga Rp.8.000,-, rasanya manis dan diantar sampai meja. Jus yang sekarang berkemasan botol plastik 350ml, warna dan penampilan lebih menarik, harga hanya Rp.10.000,-, dikirim rutin tanpa ongkir, tapi rasanya nano-nano.

Secara sepinntas aja sudah bisa dilihat, mana jus yang lebih menyehatkan, meski diketahui pemanis yang dipakai adalah gula asli. Jus langganan baru ini isinya tidak hanya satu macam buah saja, tiap harinya kiata diberi menu yang berbeda, campuran beberapa buah dan sayur, bahkan tempe organic pun masuk. Kepo dong si Saya, kok sampai tempe dibuat jus, soal rasa jangan ditanya, tegukan pertama harus pake tutup hidung. Kalo sedikit pakai pemanis sih rasanya lebih mirip kolak tape, tapi tanpa gula, silahkan bayangkan sendiri.
Selama satu minggu saya mendapat kiriman satu botol setiap harinya, disarankan untuk meminum jus sebelum makan besar. Sekitar pukul 09.00 pagi biasanya, dan terbukti bisa menahan lapar hingga makan siang. Mungkin karena rasanya yang kuat dan serat didalamnya yang membuat jus ini sedikit bervolume, dominan di serat lemon.

6 botol yang saya minum minggu lalu adalah;
TEMPE, KURMA DAN MADU
BUAH NAGA, STRAWBERRY, WORTEL, LEMON
PIR, TIMUN, DAUN MINT, LEMON
PLUM, WORTEL, LEMON
NANAS, BAYAM, SELEDRI, LEMON
KURMA, TEMPE ORGANIK NON GMO  

Penasaran soal si Jus Tempe, akhirnya cari info deh kesana kemari, apa sih manfaatnya jus-jus yang seminggu ini saya minum.

Dua kali meminum jus tempe, ternyata saya mendapati 2 tekstur yang berbeda. Yang pertama terasa sangat strong dan saya hanya sanggup menghabiskan separuh (sebenarnya saya tunda, dan beberapa jam kemudian aroma dan rasa sudah berubah, kemungkinan sudah terjadi fermentasi lanjutan). Untuk jus tempe yang kedua, entah karena sudah mulai terbiasa atau memang jenis tempenya berbeda, jus ini lebih ringan diminum, dan melihat pengalaman sebelumnya, saya meminum jus tersebut sekaligus habis.

Setelah dilihat dalam menu, ternyata tertulis Tempe Organik Non GMO. Apa pula ini GMO? Ternyata ada dua jenis kedelai yang digunakan dalam pembuatan tempe. Kedelai yang ditanam dengan cara rekayasa genetik atau Genetically Modified Organisms (GMO) dan kedelai yang di tanam secara natural (Non GMO). Kedelai dengan GMO adalah kedelai import yang ukurannya jauh lebih besar dari pada kedelai lokal. Soal rasa, dan tampilan, kedelai lokal memiliki rasa lebih enak, warna lebih bersih, dan butiran tidak lebih cepat pecah saat dibuat tempe.

Seperti yang kita ketahui dari berbagai sumber, jus tempe dan kurma ini baik untuk pencernaan, terutama bagi penderita penyakit maag. Keduanya mengandung probiotik yang saling melengkapi, kandungan protein dalam tempe, juga kandungan gula dan serat pada kurma adalah kombinasi yang sangat pas.

Manfaat jus lainnya saya tulis di postingan berikutnya aja ya, lagi OTW nih 😄

Comments

  1. Jus Tempe... Baru dengar, swmoga sehat-sehat selalu ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... pertama sih agak lama penyesuaiannya, tapi berikutnya mulai terbiasa minum jus tempe. Walau masih nyari pengganti yg lebih enak 😁

      Delete
  2. Aku sering baca tentang jus tempe ini di instagram praktisi JSR. Tapi belum berani nyoba euy. Jus sayuran ana masih belum terima lidah ini. Kecuali pas dicampur buah yg strong kayak nanas

    ReplyDelete
  3. Wah bagus nih yang pengin diet kayak saya.

    ReplyDelete
  4. Aku juga tau jus tempe ini dari Ustad Zaidul Akbar. Itu sebotol berapa, Mba?

    ReplyDelete
  5. Seger banget ya kelihatannya.. Semoga kita sehat selalu ya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... ya robbalalamiin.. Seger pake bingits...

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tidur, Yuk! Biar Langsing, eh, Sehat!

Bangun tidur, tidur lagi Bangun lagi, tidur lagi Bangunnnn, tidur lagi Abis bangun terus mandi Jangan lupa senam pagi Kalau lupa…. tidur lagi Sebuah lirik lagu yang ringan dan lucu. Sedikit nyeleneh dengan liriknya yang sederhana namun sangat menghibur. jadi pengen tanya, apa bener, tidur bisa angsing? Tidur tampak seperti kegiatan yang sepele dan tidak membutuhkan usaha atau persiapan apapun. Hanya tinggal rebahan, tempel kepala di atas bantal, dan… have nice dream… sampai jumpa besok pagi. Ternyata, tidak sesederhana itu, dalam islam saja tidur itu membutuhkan persiapan, ada beberapa adab yang biasa dilakukan Rasulullah menjelang tidur, diantaranya; Waktu tidur yang dianjurkan itu adalah selepas shalat Isya. Hendaknya Anda dalam keadaan suci atau mempunyai wudu. Membersihkan pembaringan terlebih dahulu dari debu, kotoran, atau apapun yang mungkin mengotori tempat tidur dengan cara mengibas dengan sapu lidi, kain, atau telapak tangan. Tidak telungkup, lebih disarankan tidur dengan

Me, Myself, and Blog

 

TELINGA ANTI LAPAR

Pernah saya disarankan oleh seorang teman, untuk menjalani die dengan cara akupuntur telinga. Katanya sih banyak yang berhasil, penasaran dong, murah pula tarifnya. Datanglah saya ke alamat yang teman berikan. Dan memang sangat luar biasa melihat kondisi saat itu. Sebuah klinik yang menempati bangunan rumah besar, di tengah komplek perumahan   elit, dan begitu ramai dengan pengunjung. Disitulah saya baru mengetahui bahwa tempat tersebut adalah klinik kecantikan khusus body shaping dan skincare. Tempat sebesar ini hanya dikelola seorang dokter perempuan setengah baya, dengan puluhan perawat laki-laki dan perempuan, yang lebih mirip seperti karyawan hotel berbintang empat dari pada perawat klinik, semuanya ramah. Tempat nyaman, namun cukup mengerikan ketika mulai memasuki loby. Terdengar suara seperti percikan kabel listrik konslet berulang-ulang, di salah satu ruangan kaca bertirai biru di dalamnya, kadang terlihat juga kilatan-kilatan cahaya seperti petir. Mulailah saya ber